Pada kesempatan kali ini saya akan
membahas mengenai salah satu teknologi terapan. Sebelum itu kita harus
mengetahui terlebih dahulu apa yang dimaksud mengenai teknologi terapan itu?
Teknologi Terapan
Teknologi terapan disebut pula
dengan teknologi tepat guna.
Teknologi terapan adalah teknologi
yang berfungsi menjembatani teknologi hasil risetyang telah dibuat oleh
peneliti sehingga bisa diterapkan pada kehidupan sehari-hari.
Setelah paham mengenai teknologi
terapan, kali saya akan membahas salah satu contohnya sebagai berikut :
Alat Pembasmi Nyamuk dari Botol
Bekas
Alat ini adalah salah satu contoh
dari teknologi terapan yang sangat berguna apalagi saat musim hujan yang
seringkali banyak air menggenang dan menyebabkan populasi nyamuk meningkat,
maka dari itu alat inilah solusinya.
Alat ini dapat mencegah adanya
nyamuk dan mengurangi adanya penyakit yang diakibatkan oleh nyamuk.
Alat/bahan
:
- Botol plastik bekas ukuran satu liter
- Empat sendok makan (50 gram) gula merah atau gula palem
- Satu sendok teh ragi roti
- 200 ml air panas
- Pisau atau gunting
- Mangkok atau gelas ukur dan sendok
- Lakban hitam
Cara Pembuatan dan Pengoperasian :
- Cuci bersih botol plastik bekas, terutama jika botol
tersebut digunakan sebagai wadah minuman manis sebelumnya, keringkan.
- Potong botol menjadi dua bagian dengan menggunakan
pisau.
- Sebelumnya, tentukan dulu tinggi bagian yang akan
dipotong yaitu sejengkal dari mulut botol. Sisihkan.
- Siapkan mangkok, masukkan 50 gram gula merah/palem lalu
larutkan dengan 200 ml air panas. Aduk rata hingga larut lalu dinginkan.
- Masukkan larutan gula ke dalam botol, lalu masukkan
ragi sebanyak satu sendok teh lalu aduk-aduk.
- Tutup bagian bawah botol dengan bagian potongan leher
botol dalam keadaan terbalik.
- Selanjutnya, tutup bagian sisinya dengan lakban hitam.
- Tempatkanlah botol tersebut di sudut rumah yang banyak
dihinggapinya nyamuk.
- Setelah 2 minggu, buka penutupnya. Dijamin kamu akan
menemukan banyak nyamuk terperangkap di dalamnya.
- Jika ingin menggunakan botol itu kembali, buang isinya,
cuci bersih, lalu buat campuran yang telah dijelaskan di atas kembali.
Sedikit penjelasan, campuran dari
larutan gula dan ragi akan menghasilkan gas Karbon Dioksida (CO2) yang sangat
disukai nyamuk.
